Mengevaluasi FTP Server (ASJ)

Pada sebelumnya kita membahas materi tentang Mengevaluasi DHCP Server sampai ke konfigurasi DHCP server menggunakan Operasi Sistem Linux Debian. Dan kali ini saya akan memberikan materi selanjutnya tentang Mengevaluasi FTP Server pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan.


Definisi FTP Server

FTP (File Transfer Protocol) adalah internet service yang dirancang untuk membuat sambungan ke server internet tertentu atau komputer, sehingga user dapat mengirimkan file ke komputer (download) atau mengirimkan file ke server (upload). FTP saat ini banyak digunakan untuk melakukan pertukaran data, karena lebih mudah daripada menggunakan perangkat kabel atau fisik.

Diharapkan dengan artikel ini nantinya pembaca dapat mengerti mengenai apa itu FTP dan bagaimana cara menggunakan FTP untuk melakukan remote server. Remote server sangat berguna untuk mengelola website tanpa harus masuk ke dalam akun hosting atau Virtual Private Server (VPS).

Konsep Protokol Pengiriman File (FTP)

Protokol pengiriman file atau biasa disebut FTP, File Transfer Protocol, adalah sebuah protokol klien-server yang memungkinkan seorang pemakai untuk mengirim atau menerima file dari dan ke sebuah tempat/mesin dalam jaringan. Ia bekerja menurut aturan transport TCP dan sangat banyak digunakan dalam jaringan internet. Meskipun demikian juga dapat digunakan pada jaringan lokal, LAN.

Standar yang mendefinisikan FTP mendekripsikan bahwa semua operasi yang menggunakan sebuah alat operasi sederhana yang disebut model FTP. Model FTP mendefinisikan tugas-tugas dari peralatan yang berpartisipasi dalam sebuah perpindahan file, dan dua kanal komunikasi yang terbentuk diantaranya. Serta komponen-komponen FTP yang mengatur kedua kanal dan definisi terminologi yang digunakan untuk komponen-komponen tersebut.

Karena termasuk sebagai protokol klien-server, klien FTP disebut sebagai user, hal ini karena para pengguna FTP menjalankan FTP melalui sebuah mesin klien. Serangkaian operasi perangkat lunak FTP dalam sebuah mesin disebut sebagai proses. Perangkat lunak FTP yang berjalan dalam sebuah server disebut proses server FTP sedangkan yang berjalan di klien disebut proses klien FTP.

Kontrol koneksi FTP dan koneksi data

Konsep kritis dalam memahami FTP adalah bahwa seperti kebanyakan protokol lain yang menggunakan protokol transport TCP, ia tidak hanya menggunakan satu koneksi TCP melainkan menggunakan dua koneksi. Model FTP dirancang memerlukan dua kanal logik komunikasi antara proses server dan klien FTP:

a. Kontrol koneksi, Ini merupakan koneksi logikal TCP yang dibuat ketika sebuah sesi FTP diadakan. Ia memelihara throughput selama sesi FTP dan digunakan hanya untuk melakukan pertukaran informasi control, seperti perintah FTP dan jawabannya. Ia tidak digunakan untuk mengirim file-file.

b. Koneksi data, Setiap saat ketika data dikirimkan dari server ke klien atau sebaliknya, sebuah koneksi data TCP nyata dibangun di antara mereka. Data dikirimkan melalui koneksi data tersebut. Saat pengiriman file selesai, koneksi data ini dihentikan.

Alasan untuk menggunakan kanal-kanal yang berbeda ini adalah agar didapatkan keleluasaan bagaimana protokol FTP ini digunakan. Karena fungsi kontrol dan data dikomunikasikan melalui kanal yang berbeda, model FTP membagi perangkat lunak pada tiap peralatan menjadi dua komponen logikal protokol yang bertugas untuk masing-masing kanal. Protocol interpreter (PI) adalah bagian dari perangkat lunak yang mengatur koneksi berkaitan dengan pengiriman dan penerimaan perintah berikut jawabannya. Data transfer process (DTP) bertanggung jawab terhadap pengiriman dan penerimaan data  antara klien dan server. Sebagai tambahan pada dua elemen di atas, pada proses FTP user ditambahkan komponen ketiga yakni antar muka user untuk berinteraksi dengan user FTP sebagai manusia, ia tidak ditambahkan pada sisi server. Sehingga terdapat dua komponen proses FTP server dan tiga komponen proses

FTP user pada keseluruhan proses FTP. Untuk lebih jelas perhatikan gambar …. beserta penjelasan fungsi masing-masing elemen berikut ini.

Mengevaluasi FTP Server (ASJ)

Komponen-komponen proses FTP dan terminologi

a. Komponen-komponen proses FTP server

Proses FTP server terdiri dari dua elemen protokol:

    1) Server Protocol Interpreter (Server-PI): Juru bahasa/penghubung protocol yang bertanggung jawab untuk mengatur control koneksi pada server. Ia mendengarkan pada port khusus untuk FTP (port 21) untuk permintaan sambungan FTP yang masuk dari user (klien). Saat sebuah sambungan terjadi, ia menerima perintah dari User-PI, mengirim jawaban kembali dan mengelola proses transfer data server.

    2) Server Data Transfer Process (Server-DTP): DTP pada sisi server digunakan untuk mengirim atau menerima data dari atau ke User-DTP (biasanya port 20). Server-DTP mungkin tidak hanya membangun sebuah koneksi data atau mendengarkan suatu koneksi data yang dating dari user. Ia juga berinteraksi dengan file system server local untuk menulis dan membaca file-file.

b. Komponen-komponen proses FTP user

Proses FTP user terdiri dari tiga elemen protokol:

    1) User Protocol Interpreter (User-PI): Juru bahasa/penghubung protokol yang bertanggung jawab untuk mengatur kontrol koneksi pada klien. Ia menginisiasi sesi FTP dengan mengirimkan permintaan ke Server-PI. Saat sebuah sambungan terjadi, ia memroses perintah dari User-PI, mengirimkannya  ke  Server-PI  dan  menerima  jawaban-jawaban  kembali‟ Ia juga mengelola proses transfer data user.

    2) User Data Transfer Process (User-DTP): DTP pada sisi user digunakan untuk mengirim atau menerima data dari atau ke Server-DTP. User-DTP mungkin tidak hanya membangun sebuah koneksi data atau mendengarkan suatu koneksi data yang dating dari server. Ia juga berinteraksi dengan file system komponen-komponen local klien.

    3) User Interface: Antar muka user menyediakan antar muka FTP yang lebih “friendly” untuk pengguna manusia. Ia memungkinkan penggunaan perintah fungsi FTP yang berorientasi pada pengguna ketimbang perintah internal FTP kriptik, dan juga memungkinkan untuk menyampaikan pada pengguna hasil dan informasi sesi FTP yang dilakukannya.

KELEBIHAN FTP

Protocol penting ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain

Kemudahan transfer file informasi dan sata yang ditawarkan oleh FTP. Selain mudah, transfer informasi melalui FTP juga sangat efisien.
Sistem keamanan FTP telah terenskripsi sehingga pengguna tidak perlu khawatir data akan dibobol.
FTP berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Data yang sudah dikirimkan melalui FTP Server tidak akan hilang ataupun terhapus oleh perangkat lain.
Untuk menggunakan FTP memang diperlukan verifikasi agar bisa berfungsi dengan baik. Namun, untungnya sekarang sudah ada software yang dapat membantu melakukan proses verifikasi ini.
Selain mampu menyimpan data dengan aman, FTP mampu melakukan backup data hingga restore website.
FTP bisa berguna untuk implicit remote komputer atau indirect komputer.
 

KEKURANGAN FTP

Meski memiliki banyak kelebihan, FTP juga memiliki beberapa kekurangan seperti ketergantungan terhadap sistem keamanan enskripsi karena tanpa adanya sistem enskripsi  transfer data akan tidak aman, model dari FTP dinilai kurang mumpuni hingga mampu membuat administrator dalam bahaya karena informasi mengenai risiko yang dihadapi sangat minim, dan seringnya kesalahan yang terjadi saat mentransfer data hingga administrator sulit untuk memahami informasi yang diterima.


CARA KERJA FTP

Guna melengkapi informasi mengenai pengertian FTP Server, mengenal cara kerja FTP ini tentu tidak kalah penting. Cara kerja FTP adalah dengan memasukkan username dan password yang anda miliki agar bisa mengakses FTP. Jika ingin melakukan transfer data seperti mengunduh, mengunggah, browsing dan aktifitas lainnya, perlu dilakukan akses terhadap FTP agar bisa melakukan perintah yang kamu inginkan.

Password dan username akan berfungsi sebagai gerbang yang bisa kamu gunakan untuk mengakses data-data yang ada pada FTP. Username dan password ini diberikan oleh pihak FTP. Agar tidak lupa, anda bisa menyalin atau menulisnya di tempat yang mudah anda temukan seperti buku catatan, memo, sticknote dan lain-lain.

Umumnya, port dalam FTP ada dua dengan yakni port 20 dan port 21. Port 20 buiasanya digunakan untuk data port, sedangkan port 21 digunakan sebagai command port. Ada dua mode koneksi yang bisa dgunakan dalam FTP Server yakni mode pasif dan mode aktif.

FTP adalah salah satu aplikasi komputer yang sangat penting, karena dengan FTP mampu memberikan akses kepada user dan pengguna lain untuk mengakses banyak data meski dilakukan pada banyak perangkat komputer.

Sumber : 

- https://www.academia.edu/37386746/Kegiatan_Belajar_3_Administrasi_Sistem_Jaringan
- Niagahoster : https://www.niagahoster.co.id/blog/apa-itu-ftp/

Demikian materi tentang Mengevaluasi FTP Server. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke teman kalian supaya mereka tahu apa yang kalian tahu.

Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad